0

Tantangan Perkembangan Janin 6 Bulan

Menanti kehadiran buah hati memang tak semudah menggoreng tempe, menjadikan salah satu hal terindah dan menegangkan dalam hidup ini adalah kehamilan. Indah bila mengingat ada manusia kecil nan lucu tumbuh dalam rahim ibu, tegang karena tantangan yang tak terkontrol bak naik roller coaster bagi bunda. Perkembangan janin 6 bulan misalnya, di kategori usia kehamilan trimester kedua sekalipun, bunda tidak lepas dari berbagai arah rintangan kehamilan.

9 bulan ibu mengandung, sungguh lagu yang menggambarkan secara ringkas perjuangan bunda. Seharusnya tidak ada tantangan perkembangan janin 6 bulan yang dialami ibu. Bayangkan saja, kalau berdasarkan estimasi waktu, bukankah progress 6 bulan sudah mencapai enam puluh enam persen ? harapannya tentu saja bunda tinggal santai menunggu persalinan tiba. Sayang beribu sayang, kenyataan suka mengacaukan harapan.

Rasa takut kadangkala memicu hal tak diinginkan pada saat kehamilan. Kebanyakan perempuan hamil menghindari curahan hati (curhat) pada orang lain karena khawatir hanya menjadi beban. Akibatnya, pikiran secara alami membuat spekulasi – spekulasi tidak perlu yang menjadikan perasaan tak nyaman membelenggu kebahagiaan. Kewaspadaan meningkat, dan marah semakin menggelegar.

Curiosity kills the cat but the satisfaction brought it back – Eugene O’neill

“Rasa penasaran membunuh kucing, tapi kepuasan membangkitkannya”

Peribahasa diatas dikemukakan Eugene O’neill. Pada jaman itu, eksperimen tidak disarankan terutama dengan resiko tinggi. Namun, secara naluri, apabila berhasil, seharusnya pengetahuan yang diperoleh dari suatu eksperimen sepadan dengan resikonya. Sama halnya dengan kondisi saat ini, pengetahuan seputar hamil justru diperlukan guna menghindari rasa waspada yang tidak perlu, atau bahkan lebih paham bagaimana mengatasi masalah di trimester kedua.

 

Gusi berdarah kerap dikaitkan dengan malas gosok gigi, iritasi, sampai dengan salah makan. Terkadang bukan bakteri yang jadi tersangka masalah gigi berdarah selama kehamilan. Justru, sangat wajar bagi gigi bunda mengandung untuk berdarah. Tidak hanya gigi, bahkan kadang sampai mimisan. Biasanya trimester kedua persediaan tisu meningkat dua kali lipat, guna membersihkan tetesan darah yang terus keluar.

Semakin besar badan seseorang maka semakin banyak kebutuhan orang tersebut. Hal serupa dialami oleh janin, karena badan janin kian besar, otomatis permintaan putaran darah dalam rahim semakin tinggi. Bunda harus paham dan maklum, bukan karena penyakit tertentu hidung dan gusi berdarah. Justru, darah tersebut disebabkan oleh si kecil. Langkah menyediakan tisu di rumah bukan tindakan keliru malah terbilang tepat.


Bicara mengenai besar, dunia kesehatan jaman sekarang sudah mulai menemukan banyak penyakit termasuk jenis diabetes. Orang awam banyak mengenal diabetes mulai dari diabetes A, B, dan C, padahal tidak selalu berhenti disitu saja. Salah satu masalah diabetes yang bisa mengancam di perempuan mengandung disebut diabetes kehamilan.

Pernafasan berat banyak ditemui pada orang – orang dengan berat badan berlebih. Lucunya, tanpa adanya lemak berlebih, bunda bisa saja terenggah – enggah tanpa alasan yang jelas. Bunda dengan kondisi terbaik sekalipun, bisa capai dan bernafas berat padahal mungkin saja hanya naik tangga dan tidak berolah raga berat sama sekali.

Janin 6 bulan sekali lagi, punya ukuran yang tidak bisa diremehkan. Kalau bisa dilihat, bunda sendiri tidak hanya keberatan membawa tubuh sendiri namun juga janin. Ditambah lagi, selang yang menyalurkan oksigen pada anak berusaha kian berat dari hari ke hari. Oksigen yang dihirup tubuh kemungkinan besar hanya diberikan pada bunda tidak sampai setengah dan sisanya diberikan pada bayi. Tidak perlu heran jika memang perempuan hamil selalu butuh oksigen tambahan.

Berat janin yang kian menjadi – jadi jelas sekali membenani punggung dan pinggul. Rasa nyeri di pinggul, terutama punggung sudah bukan berita baru di forum curahan hati (curhat) antar ibu hamil. Bunda mungkin sudah sadar akan tantangan satu ini mengingat banyak sekali susu kehamilan dengan kandungan kalsium tinggi.

Kalsium memang diciptakan guna memastikan tulang tumbuh dengan baik. Tanpa adanya kalsium, tubuh akan kesulitan beradaptapsi dengan beban yang harus ditanggung. Bunda harus bersiap – siap untuk mencari banyak asupan kalsium, mengingat asupan tersebut tidak hanya berguna bagi bunda maupun janin. Apabila janin merasa kekurangan kalsium, maka jatah bunda akan diambil paksa oleh calon buah hati.

Perut bunda sudah pasti sedikit lebih besar dibanding bulan lalu, perbedaan ukuran perut tidak terlalu anda sadari. Namun, kebanyakan perempuan yang mencapai usia kehamilan 6 bulan mendapati pembengkakan di bagian tubuhnya terutama pada bagian lengan, tangan dan kaki. Tenang saja, tidak perlu cemas, fenomena bengkak ini biasa dikenal dalam dunia kedokteran dengan sebutan edema.

Tubuh perempuan sedang rajin – rajinnya memproduksi cairan diantar saraf untuk memberikan kesegaran bagi anda dan janin, namun karena bagian pinggul banyak terkena beban berat, alhasil malah jadi bengkak. Agar edema tidak makin menjadi – jadi, bunda harus benar – benar merubah kebiasaan seperti tidak memaksakan diri saat berdiri dalam jangka waktu lama, memakai pakaian ketat (pakailah pakaian kehamilan atau pakian longgar), memakai kaus kaki, stocking hindari dulu, dan pakailah sanggahan kaki tiap kali anda duduk.

Secara garis besar, tantangan yang dialami bunda akan serupa dengan penjelasan diatas. Kendati demikian, banyak bunda mendapati masalah di luar yang telah diketahui. Berbicara mengenai kehamilan dengan dokter secara rutin akan sangat membantu bunda. Kalau sudah paham, seharusnya tidak hanya perkembangan janin 6 bulan lancar namun juga perasaan nyaman pada bunda.

Kalau bunda ingin mengetahui tentang menghindari cacat belakang pada anak, bunda bisa baca di sini.

Liani Dwi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *