0

Tips Berpuasa Untuk Penderita Diabetes dan Penyakit Jantung

 

Puasa sebenarnya punyai fungsi yang luar biasa, namun untuk sebagian orang masalah dapat keluar andaikan puasa tidak dijalankan bersama langkah yang benar. Contohnya saja bagi penderita diabetes dan penderita penyakit jantung.

Mereka termasuk kedalam grup orang yang mesti berhati-hati di dalam mobilisasi ibadah puasa, dikarenakan andaikan keliru di dalam penerapannya maka dapat berdampak buruk pada kesehatannya.

Lalu bagaimana langkah mobilisasi ibadah puasa untuk penderita diabetes dan penyakit jantung? Berikut ini tips-tips yang dapat diterapkan supaya ibadah senantiasa dapat berlangsung dan kebugaran senantiasa terjaga:

Tips Puasa untuk Penderita Diabetes

Bagi umumnya orang, puasa sebenarnya tidak beresiko justru memberi tambahan banyak fungsi untuk kebugaran tubuh. Namun, masalah dapat berlangsung andaikan Anda merupakan penderita diabetes. Karena puasa berisiko dapat menambah persentase glukosa akibat tidak terkontrolnya makanan yang masuk pada saat sahur dan berbuka. Ditambah ulang periode saat berpuasa yang lumayan panjang yaitu berkisar 12 jam di dalam sehari menambah risiko hiperglikemia (kadar gula darah tinggi) dan dehidrasi (kekurangan air).

Dr. Farhana bin Lootah seorang spesialis penyakit di dalam di Imperial College London Diabetes Centre menawarkan saran penting untuk mereka penderita diabetes yang memiliki rencana senantiasa mobilisasi ibadah puasa.

Harus diperhatikan bahwa mereka yang hidup bersama diabetes tipe 1 mesti paham bahwa mereka punyai risiko lebih tinggi dibandingkan bersama penderita diabetes tipe 2. Oleh dikarenakan itu direkomendasikan untuk berkonsultasi bersama dokter sebelum saat memastikan untuk bebrpuasa. Meskipun penderita diabetes tipe 2 cenderung lebih safe di dalam mobilisasi puasa, namun Anda senantiasa mesti berkonsultasi bersama dokter supaya dokter Anda dapat memandu Anda mobilisasi ibadah puasa.

Pastikan untuk tidak berbuka puasa secara berlebihan dan mengkonsumsi makanan-makanan yang berat dikarenakan berpotensi hiperglikemia. Menjaga asupan daya berasal dari makanan yang masuk kedalam tubuh bersama makanan yang lebih mudah sebanyak dua hingga tiga kali. Cara ini dapat menunjang Anda hindari lonjakan gula darah.

Untuk penderita diabetes tipe 1 mesti diawasi bersama ketat selama mobilisasi puasa. Pastikan untuk senantiasa memantau gula darah Anda secara rutin untuk kurangi risiko kesehatan, supaya Anda dapat sesuaikan dosis insulin cocok bersama asupan makanan dan aktivitas.

Cukup laksanakan diet sepadan seperti biasa selama berpuasa, kalaupun tersedia perbedaan bisa saja hanya sedikit pada masalah perbedaan saat saja bukan masalah mutu atau jumlah berasal dari makanan yang dapat Anda makan.

Beberapa makanan yang disarakan untuk penderita diabetes adalah roti, sereal atau nasi, daging, ayam, ikan, atau kacang-kacangan, susu, yogurt, buah dan sayuran.

Jangan membebaskan makan sahur Anda, dikarenakan berjam-jam tanpa makan dapat menambah hipoglikemia. Pastikan untuk makan sebelum saat fajar bukan tengah malam untuk merawat persentase glukosa Anda lebih seimbang.

Tips Puasa untuk Penderita Penyakit Jantung

Sebuah penelitian yang dijalankan oleh Benjamin D. Horne, PhD, MPH, direktur kardiovaskular dan epidemiologi genetik di Intermountain Medical Center Heart Institute di Salt Lake City menyatakan mereka yang hindari makanan untuk saat yang panjang punyai prevalensi lebih rendah berasal dari penyakit jantung koroner. Oleh dikarenakan itu, orang-orang yang berpuasa punyai risiko lebih rendah berasal dari penyakit jantung koroner. Selain itu mereka yang berpuasa termasuk berisiko lebih rendah terkena diabetes.

 

Mansoor Anwar, seorang Direktur berasal dari Medical plus Occupational Health Services, termasuk menyatakan membebaskan sebagian makanan dapat kurangi beban pada jantung hingga 25%, tak sekedar itu secara bertahap puasa termasuk dapat memperkuat jantung.

 

Oleh dikarenakan itu, puasa termasuk sangat penting untuk pasien yang menderita tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dikarenakan dapat membahayakan jantung mereka. Meskipun begitu, mereka senantiasa mesti berhati-hati selama mobilisasi ibadah puasa dikarenakan mereka termasuk golongan orang berisiko.

 

Berikut ini sebagian tips berpuasa yang dapat dijalankan untuk mereka penderita peyakit jantung, sebagai berikut:

 

Jangan lupa untuk mendiskusikan bersama dokter Anda terlebih dahulu, supaya dokter Anda dapat memantau kondisi kebugaran jantung Anda.

Pasien bersama tekanan darah tinggi direkomendasikan untuk mengkonsumsi banyak cairan dan hindari lemak, garam dan kafein pada saat berbuka puasa.

Penderita penyakit jantung mesti menyimak bersama detil keperluan makanan mereka selama berpuasa.

Jangan lupa untuk mengontrol porsi makanan yang masuk kedalam tubuh dan yang terpenting adalah meminimalkan asupan lemak dan garam yang masuk kedalam tubuh selama berpuasa.

 

abuyahya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *